
Tundra Esports kembali membuktikan statusnya sebagai tim terkuat di ajang BLAST Slam setelah menjuarai BLAST Slam V. Pada partai puncak yang digelar 8 Desember di Chengdu, China, Tundra tampil dominan dan menundukkan Team Yandex dengan kemenangan telak di grand final. Hasil ini sekaligus mengukuhkan gelar keempat beruntun Tundra di rangkaian turnamen BLAST Slam.
Rentetan Kesuksesan Tundra di BLAST Slam
Perjalanan dominasi Tundra di seri BLAST Slam dimulai sejak Slam I pada Desember 2024, di mana mereka harus puas sebagai runner-up usai kalah dari BetBoom Team. Namun, sejak saat itu Tundra tampil tanpa cela dan selalu keluar sebagai juara di setiap edisi berikutnya.
Pada Slam II Februari 2025, Tundra mengalahkan Gaimin Gladiators. Dominasi berlanjut di Slam III Mei 2025 dengan kemenangan atas Team Falcons, lalu kembali menaklukkan Falcons di Slam IV November 2025. Puncaknya terjadi di Slam V Desember 2025, ketika Tundra mengamankan gelar dengan kemenangan meyakinkan atas Team Yandex.
Langkah Pasti Menuju Final Slam V
Meski sempat diragukan akibat performa kurang maksimal di PGL Wallachia Season 6, Tundra mampu bangkit di BLAST Slam V. Mereka menyelesaikan fase grup dengan catatan impresif 10 kemenangan dan hanya satu kekalahan, yang datang dari Team Falcons. Catatan tersebut memastikan Tundra melaju langsung ke babak semifinal.
Di semifinal, Tundra berhadapan dengan MOUZ, sang juara Wallachia Season 6. Namun, laga tersebut berhasil dikendalikan sepenuhnya oleh Tundra yang menang 2–0 dan melangkah ke grand final.
Banyak pihak memprediksi laga final akan mempertemukan Tundra dan Falcons. Akan tetapi, Falcons secara mengejutkan tersingkir setelah kalah dari Team Yandex, yang sekaligus mencatatkan final BLAST Slam pertama dalam sejarah mereka.
Final Sempurna untuk Tundra
Di partai puncak, Tundra tidak memberi ruang bagi Team Yandex. Mereka menutup grand final dengan kemenangan bersih 3–0.
• Gim pertama dimenangkan dalam durasi 52 menit
• Gim kedua berakhir dalam 49 menit
• Gim ketiga ditutup lebih cepat, hanya 39 menit
Kemenangan ini semakin spesial karena diraih tak lama setelah Tundra melakukan perombakan roster dengan bergabungnya Matthew “Ari” Walker sebagai posisi 4 dan Ivan “Pure” Moskalenko di posisi carry.
Performa Menjanjikan Team Yandex
Walau gagal meraih gelar, Team Yandex tetap layak mendapat sorotan. Organisasi asal kawasan EEU yang baru berdiri pada Juni 2025 ini berhasil menembus grand final untuk pertama kalinya dan mencatat podium ketiga mereka. Kehadiran pemain baru seperti Alimzhan “Watson” Islambekov, Arman “Malady” Orazbayev, serta Martin “Saksa” Sazdov sebagai stand-in berpengalaman terbukti memberikan dampak positif bagi performa tim.
Keberhasilan menjuarai BLAST Slam V semakin menegaskan Tundra Esports sebagai kekuatan dominan di seri BLAST Slam. Empat gelar beruntun menjadikan mereka tim paling konsisten dan berbahaya di awal musim kompetisi, sementara Team Yandex mulai menunjukkan potensi besar sebagai penantang baru di level internasional.